Status kiriman hanya diketahui lewat telepon
Tim layanan pelanggan menghabiskan hari untuk menghubungi sopir dan menjawab pertanyaan yang sama berulang kali.
Setiap kiriman punya jejak, setiap armada punya biayanya.
Pelanggan menelepon menanyakan posisi barang, dan tim harus menghubungi sopir satu per satu. Kami satukan pesanan, armada, dan penagihan supaya jawabannya ada di layar.
Kondisi yang sering kami temui
Tim layanan pelanggan menghabiskan hari untuk menghubungi sopir dan menjawab pertanyaan yang sama berulang kali.
Bahan bakar, tol, dan uang jalan tercatat sebagai biaya total bulanan. Rute yang merugi tidak pernah teridentifikasi.
Penagihan tertahan karena surat jalan asli belum kembali dari lapangan. Pembayaran ikut mundur berminggu-minggu.
Yang kami bangun
Setiap perubahan status tercatat dengan waktu dan pelakunya. Tim layanan pelanggan menjawab tanpa menelepon siapa pun.
Uang jalan, bahan bakar, dan biaya lain dibebankan ke perjalanannya. Margin per rute dan per armada terlihat jelas.
Foto dan tanda tangan penerima terunggah dari lapangan dan langsung menempel di dokumen penagihan.
Alur kerja
Ini kerangka umum untuk logistik. Saat pemetaan, kerangka ini kami sesuaikan dengan titik persetujuan dan dokumen yang berlaku di perusahaan Anda.
Setiap perusahaan di sektor logistik punya cara kerja yang berbeda, bahkan ketika produknya mirip. Karena itu kami tidak memasang paket seragam. Kami memetakan alur yang sudah berjalan di tempat Anda lebih dulu, lalu menyusun ERP Cloud yang mengikutinya.
Kirim pesan singkat berisi kondisi Anda sekarang. Kami balas dengan penilaian jujur, termasuk kalau menurut kami Anda belum perlu ERP.
Mulai dari sini
Isi formulir ini dan kami hubungi untuk sesi pemetaan awal. Tidak ada biaya, tidak ada kewajiban lanjut.
Karena itu kami tidak menjual paket. Kami mulai dengan mendengar, lalu membangun yang benar-benar Anda butuhkan.